Dari hasil penelitian dari para pakar, telah menemukan bahwa ternyata bermain mempunyai manfaat yang sangat besar untuk tahap awal perkembangan anak. Kegiatan bermain adalah merupakan pengalaman belajar yang sangat berguna untuk anak seperti :
1. Uuntuk belajar bersosialisasi dalam membina hubungan dengan sesama teman
2. dengan memiliki banyak teman maka perbendaharaan kosa kata anak akan meningkat
3. Menyalurkan emosi sang anak agar menjadi pribadi yang sabar saat tertekan.
Dan juga masih banyak manfaat yang dapat di peroleh dari kegiatan bermain.
Dalam tulisan ini kami mengharapkan pembaca bisa memahami bermacam manfaat bermain terutama untuk menghilangkan paradigma yang berpendapat bahwa bermain adalah kegiatan yang tidak bermanfaat dan hanya membuang waktu saja.
Dengan orang tua mengetahui fungsi kegunaan dari bermain, kami
mengharapkan bisa memunculkan pendapat orang tua tentang cara
memanfaatkan kegiatan bermain untuk dapat mengembangkan bermacam-macam
aspek perkembangan anak, yaitu seperti aspek sensoris, motoris,
sosialisasi, emosi, kognisi, kepribadian, pengetahuan, kecerdasan,
keterampilan dalam berolah raga, menari, menyanyi dan ketajaman dalam
penginderaan. 3 aspek utama manfaat bermain adalah aspek fisik-motorik,
kecerdasan dan sosial emosional. Aspek-aspek tersebut saling menunjang
satu dengan yang lain dan jangan sampai dipisahkan. Jika salah satu
aspek dalam sebuah permainan tidak diberi kesempatan untuk dapat
berkembang, maka akan mengakibatkan ketimpangan
Bermain merupakan dunia bagi sang anak sebelum memasuki sekolah, dan
bermain adalah hak bagi setiap anak tanpa ada batasan umur. Dalam
tulisan kali ini berguna untuk sebagai bahan acuan para mahasiswa yang
mempelajari psikologi perkembangan anak, dan juga untuk guru, calon guru
dan pemerhati masalah anak. Khususnya usia anak sebelum memasuki masa
sekolah yaitu antara tiga sampai enam tahun.
MAINAN ANAK KUANSING DALAM BENTUK TRADISI
PACU JALUR



Tidak ada komentar:
Posting Komentar