Rabu, 04 Maret 2015

MANFAAT BERMAIN BAGI ANAK-ANAK KECIL

Dari waktu ke waktu, manusia telah sadar bahwa bermain adalah suatu bentuk kegiatan yang menyenangkan. Kegiatan bermain sangat banyak digemari oleh anak-anak pada saat sebelum masuk ke jenjang sekolah, dan sebagian waktu anak akan digunakan untuk bermain dan ada pakar yang berpendapat bahwa pada masa sebelum masuk sekolah adalah usia bermain. Dan manfaat bermain bagi anak itu sama pentingnya dengan berpakaian bagi orang dewasa.

Dari hasil penelitian dari para pakar, telah menemukan bahwa ternyata bermain mempunyai manfaat yang sangat besar untuk tahap awal perkembangan anak. Kegiatan bermain adalah merupakan pengalaman belajar yang sangat berguna untuk anak seperti :
1. Uuntuk belajar bersosialisasi dalam membina hubungan dengan sesama teman
2. dengan memiliki banyak teman maka perbendaharaan kosa kata anak akan meningkat
3. Menyalurkan emosi sang anak agar menjadi pribadi yang sabar saat tertekan.
Dan juga masih banyak manfaat yang dapat di peroleh dari kegiatan bermain.

Dalam tulisan ini kami mengharapkan pembaca bisa memahami bermacam manfaat bermain terutama untuk menghilangkan paradigma yang berpendapat bahwa bermain adalah kegiatan yang tidak bermanfaat dan hanya membuang waktu saja.

             Dengan orang tua mengetahui fungsi kegunaan dari bermain, kami mengharapkan bisa memunculkan pendapat orang tua tentang cara memanfaatkan kegiatan bermain untuk dapat mengembangkan bermacam-macam aspek perkembangan anak, yaitu seperti aspek sensoris, motoris, sosialisasi, emosi, kognisi, kepribadian, pengetahuan, kecerdasan, keterampilan dalam berolah raga, menari, menyanyi dan ketajaman dalam penginderaan.  3 aspek utama manfaat bermain adalah aspek fisik-motorik, kecerdasan dan sosial emosional. Aspek-aspek tersebut saling menunjang satu dengan yang lain dan jangan sampai dipisahkan. Jika salah satu aspek dalam sebuah permainan tidak diberi kesempatan untuk dapat berkembang, maka akan mengakibatkan ketimpangan

           Bermain merupakan dunia bagi sang anak sebelum memasuki sekolah, dan bermain adalah hak bagi setiap anak tanpa ada batasan umur. Dalam tulisan kali ini berguna untuk sebagai bahan acuan para mahasiswa yang mempelajari psikologi perkembangan anak, dan juga untuk guru, calon guru dan pemerhati masalah anak. Khususnya usia anak sebelum memasuki masa sekolah yaitu antara tiga sampai enam tahun.

MAINAN ANAK KUANSING DALAM BENTUK TRADISI

                                                                                 PACU JALUR


                                                                         PENCAK SILAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar